Ibu Lacurkan Putrinya Sendiri di Hotel Lotus, Raup Rp4,5 Juta, Kini Malah Tekor Tinggal Rp2 Ribu

 

Putrinya yang dilacurkan berharap setelah memiliki cukup uang untuk membayar utang mengajak balik ke Kota Bandung.

"Rencananya seminggu lagi kami mau pulang karena adik-adiknya masih kecil-kecil. Kalau utangnya lunas kita pulang," ungkap NR.

Sementara dari hasil pemeriksaan penyidik, T mengaku tidak ada paksaan dalam melayani pria hidung belang melalui prostitusi online.

Ia mau melayani pijat plus-plus, handjob, dan aksi seksual lainnya, semata-mata untuk membantu ekonomi keluarganya.

Sementara alasan sang ibu memilih hotel yang ada Kota Kediri sebagai basecamp prostitusi online karena anaknya pernah pergi ke Kediri.

"Anak saya dulu pernah dua kali dibawa temannya ke Kediri," jelas NR.

NR, ibu kandung yang melacurkan putrinya sendiri, diamankan di Mapolres Kediri Kota, Selasa (9/3/2021). (SURYA/DIDIK MASHUDI)

T sendiri mengaku trauma karena mengetahui secara langsung kasus pembunuhan yang mengakibatkan gadis Bandung M tewas di kamar nomor 421 Hotel Lotus Kediri.

Di Kota Bandung asalnya, T dan M berteman baik sejak kecil.

Keduanya sama-sama jadi pelaku prostitusi online, karena T diajak orang tuanya, NK dan DK, sedangkan M diajak pacarnya, DR.

AKP Verawati Taib menjelaskan, T telah mendapatkan pendampingan selayaknya oleh pekerja sosial serta ditempatkan di safe house yang aman.

Sementara, pekerja sosial dari Kementerian Sosial yang ditugaskan di Kantor Dinas Sosial Kota Kediri, Bintaryana Anggraeni, telah memberikan pendampingan terhadap T.

"Kami memberikan upaya pendampingan dan perlindungan karena usianya masih usia anak-anak," jelasnya.

Sementara kondisi TW saat ini masih mengalami efek traumatis.

"Karena bagaimanapun masih terus terbayang temannya yang meninggal dunia. Ada trauma," jelasnya.

Model pendampingan yang diberikan mulai dari proses pembuatan berita acara pemeriksaan (BAP) sampai dengan proses persidangan.

Perlindungan dilakukan di tempat aman sampai dengan proses persidangan. 

"Nanti ada pendampingan oleh psikolog karena anaknya masih trauma," jelasnya.

Terkait perlindungan dan rehabilitasi, telah dilakukan kerja sama dengan pekerja sosial dari Jawa Barat untuk upaya rehabilitasi sosial saat korban kembali ke Kota Bandung.



Gadis Bandung M yang tewas dibunuh pelangannya di kamar Hotel Lotus Kota Kediri (ISTIMEWA)

Mendalami kasus seperti ini, AKP Verawati Taib juga akan melakukan tes kejiwaan kepada NK dan DK.

"Besok akan kita lakukan tes kejiwaan. Kita akan datangkan psikologi juga untuk melihat kondisi dari ibu tersangka," ungkap AKP Verawati Thaib.

Sementara itu, ia membantah bahwa tersangka mucikari Nia Kurniasih dan Diki sudah melakukan prostitusi online di wilayah Bandung, Jawa Barat.

"Sejauh ini hasil penyelidikan kami, (mereka) belum pernah melakukan aksi itu di Bandung."

"Mungkin mereka malu jika ada pelanggan yang mengenalnya," jelasnya.

Ketiga tersangka bakal dijerat Pasal 88 ayat 1 UU RI No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Hukuman bagi pelaku yang terbukti mengeksploitasi ekonomi dan seksual anak dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain dihukum penjara selama-lamanya 10 tahun atau denda sebanyak-banyaknya Rp200 juta.

Petugas kepolisian sendiri kini masih melakukan pengembangan operasional prostitusi online di Kota Kediri.

Namun setelah muncul kasus pembunuhan, operasi prostitusi online masih tiarap.

"Begitu kasusnya ketahuan, aplikasi MiChat-nya langsung dihapus," tutur AKP Verawati Taib.

(Alga Wibisono/Didik Mashudi/Farid Mukarrom)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel