Istri Bekerja Di Sawah , Ayah Perkosa Anak 1 Minggu Sekali Kecuali Haid Sampai Hamil 6 Bulan

 

Sosok.ID - Kali ini mungkin tak ada yang bisa mengalahkan perasaan sakit hati dan amarah yang dirasakan seorang istri di Kabupaten Takalar, Makassar.

Bagaimana tidak, mati-matian banting tulang bekerja demi biaya hidup sehari-hari, seorang istri di Takalar, Makassar ini harus menerima kenyataan pahit bahwa sang suami telah memperkosa anak perempuannya sendiri hingga hamil

Tak hanya memperkosa anak perempuannya sampai hamil, pria di Talakar, Makassar ini juga membawa kabur sang anak yang tengah hamil selama berhari-hari karena takut diamuk sang istri.



Kabar mengejutkan dari Kabupaten Takalar, kurang lebih 50 km arah selatan Makassar, Selasa (10/12/2019).

Seorang ayah dilaporkan ke polisi karena menghamili putri kandungnya sendiri, H (16).

Saat ini, usia kandungan putrinya memasuki enam bulan.



Sebelum kasus ini terbongkar, pria berinisial T itu membawa anaknya tersebut ke Kabupaten Pangkep untuk menghindari kemarahan istrinya.

Menurut Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (Kanit PPA) Polres Takalar, Aipda Suanto, kasus ini terbongkar setelah istri pelaku, curiga karena anak dan suaminya tiba-tiba menghilang.

Karena kecurigaan itulah, sang istri kemudian melaporkan suaminya ke polisi, Rabu (4/12) lalu.

Hasilnya, pelaku dan putrinya berhasil ditemukan di sebuah kamar kost di Kabupaten Pangkep.

Baca Juga: Sakit Hati Gegara Pernah Dihina di Muka Umum, Pria Ini Bunuh Pria yang Mencacinya Saat Nonton Bola, Buang Jasadnya yang Penuh Luka di Rawa

Pelaku T, dibawa ke Polres Takalar. Sedangkan sang anak dibawa ke RS Bhayangkara, Makassar untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.

Di hadapan polisi, T mengakui menggauli putri kandungnya tersebut selama dua tahun terakhir.

Saat itu, H masih duduk di bangku SMP.

Akibatnya, H hamil enam bulan. Karena malu, H kemudian dibawa ke Pangkep selama kurang lebih tiga minggu.


Hasil pemeriksaan dokter di RS Bhayangkara, Makassar, H dinyatakan positif hamil enam bulan dan kini berada dalam pengawasan dokter rumah sakit.

Berikut fakta-fakta terkait kasus asusila di Kabupaten Tekalar:

1. Korban H diperkosa oleh ayahnya

Hasil pemeriksaan terhadap korban H dan ayah kandungnya, aksi tidak senonoh tersebut awalnya terjadi pada pertengahan 2017 lalu.

Kala itu, korban pulang dari sekolah dan hendak ganti pakaian di kamarnya.


Pelaku T yang melihat anaknya, langsung memeluk dari belakang dan memaksa untuk melayani nafsu bejatnya.



Korban melawan, namun sia-sia karena tenaga pelaku lebih kuat.

2. Aksi bejat dilakukan setiap minggu

Menurut pengakuan T, anaknya digauli sekali dalam seminggu.

Aksi bejat itu hanya berhenti jika anaknya tersebut sedang datang bulan.

“Dia selalu berontak setiap saya mau. Biasanya dalam sekali seminggu saya berhubungan badan. Kecuali kalau datang bulan,” kata T.


3. Ibu korban sering keluar rumah

Aksi bejat yang dilakukan T terhadap putri kandungnya, bebas dilakukan lantaran sang istri sering keluar rumah untuk bekerja di sawah.

Melihat hal itu, T menggunakan kesempatan saat istrinya sedang tidak di rumah untuk menggauli anak kandungnya sendiri.

4. Pelaku pernah ingin menggugurkan kandungan anaknya

Mengetahui anaknya sedang hamil, T pernah berusaha menggugurkan kandungan yang dikandung oleh anaknya.

Pelaku pernah membeli beberapa obat yang diyakini bisa menggugurkan kandungan.

Belakangan, janin yang dikandung oleh H ternyata kuat dan tidak bisa digugurkan.

5. Pelaku siap menikahi putrinya

Setelah kasus ini terungkap, pelaku mengaku bersedia bertanggungjawab agar anak yang dikandung oleh putrinya tersebut punya ayah.

Ia bersedia menikahi anak kandungnya sendiri.



"Perbuatan itu memang tidak senonoh tapi mau bagaimana lagi, sudah terlanjur. Kalau disuruh bertanggungjawab, saya mau menikahinya," kata T. (Ikbal Nurkarim/Tribun Makassar).

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel